Rabu, 01 April 2015

Filled Under:

Mengembangkan Kemampuan Mahasiswa Dalam Komunikasi (Antar Mahasiswa) (Contoh Kasus)


Softskill Teori Organisasi Umum 2



Nama         : Dini Ayu Citra Belia
NPM          : ( 12113569 )
Kelas          : 2KA23



UNIVERSITAS GUNADARMA






MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM KOMUNIKASI

Manusia sebagai makhluk sosial sangat membutuhkan orang lain dalam hidupnya. Untuk itu diperlukan komunikasi yang baik agar terjalin hubungan yang baik pula.
Begitu pula dengan mahasiswa, dalam belajar di kampus tidak mungkin mahasiswa bisa melakukan segalanya sendiri, tentu saja dibutuhkan orang lain untuk membantu meningkatkan kemampuan kita. bentuk komunikasi dan kerjasama yang paling berpengaruh antar mahasiswa adalah teman satu kelas.
Tidak jarang dalam pertemanan ini sering muncul kesalahpahaman di antara mahasiswa, hal ini mungkin disebabkan karena dalam satu kelas sudah pasti setiap mahasiswa mempunyai karakter yang berbeda, pola pikir yang berbeda, egois, dan lain-lain. Misalnya si A berkomunikasi dengan si B menggunakan sms atau chat, kemudian si B salah mengartikan isi dari sms si A dan salah “mengintonasikan”nya.
Yang bisa dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman dan sebagainya adalah :
1.      Berfikir positif terhadap diri sendiri dan orang lain
Berfikir positif akan membawa anda pada sebuah penilaian yang baik kepada diri sendiri dan orang lain. Pikiran positif juga akan memudahkan seseorang untuk lebih mempercayai orang lain. Jadi dasar sebuah kepercayaan harus dilandasi dengan pikiran yang positif.
2.      Membangun sikap saling percaya
jangan selalu berfikiran buruk terhadap seseorang jika tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
3.      Tidak merendahkan orang lain
Menganggap diri sendiri paling hebat adalah perbuatan yang akan mengantarkan seseorang pada kesombongan. Hatinya akan sulit untuk menerima keberhasilan orang lain. Wujud merendahkan orang lain di perkuliahaan contohnya tidak memperhatikan orang lain dalam diskusi, pilih-pilih dalam bergaul, tidak pernah mau menghargai pendapat orang lain dsb. Jika perilaku seperti ini tetap di pelihara, maka mustahil sebuah kerjasama akan terbentuk. Yang ada semua orang akan lebih mementingkan diri sendiri dan rasa kepedulian akan berkurang.





0 komentar:

Posting Komentar