Kamis, 26 Mei 2016

Filled Under:

Teknologi Virtual Reality

       Salah satu tren yang sedang populer pada tahun 2016 ini ada Virtual Reality (VR). Apa itu Virtual Reality? VR atau kepanjanganya Virtual Reality adalah teknologi yang dapat membuat pengguna untuk berinteraksi dengan lingkungan (Environment) dalam dunia maya sehingga pengguna dapat merasa berada pada lingkungan tersebut. Teknologi Virtual Reality biasanya disimulasikan oleh komputer atau sekarang dapat juga disimulasikan oleh smartphone (Google Cardboard).

    Virtual Reality berkerja dengan cara memanfaatkan dua tampilan yang diproyeksikan ke mata pengguna. Keduanya kemudian digabungkan secara otomatis oleh otak sehingga menghasilkan sensasi tiga dimensi, seolah-olah dunia dan obyek-obyek dalam game sungguh ada di hadapan siapapun yang memakai headset VR itu.

Disamping kecanggihan dari teknologi ini terdapat juga efek samping dari penggunaan teknologi VR bagi sebagian orang, yaitu “VR Sicknes”. VR sickness adalah rasa mual seperti mabuk laut yang dialami pengguna ketika menjelajahi dunia maya lewat handset VR. Hal ini sama seperti efek ketika kita menonton menggunakan teknologi dan kacamata 3D.
Sejarah perkembangan teknologi VR dapat dilihat pada gambar timeline dibawah ini.



Karena potensinya yang begitu besar, saat ini banyak perusahaan yang sangat fokus dalam menggarap virtual reality ini dan berlomba-lomba untuk menghadirkan dunia virtual terbaik dengan sensasi senyata mungkin. Beberapa perusahaan tersebut antara lain Lenovo, Sony, Facebook, Google, Samsung, Microsoft, HTC, Volvo dan banyak lagi yang lainnya. Sony berencana mengeluarkan Play Station 4 yang mendukung VR, Google membuat cardboard, Facebook malahan membeli Oculus seharga $ 2 Milyar.
Virtual reality berpotensi mengubah banyak hal dalam kehidupan kita. Yang sudah nampak jelas adalah dengan mulai berubahnya cara menikmati hiburan seperti bermain game dan menonton video. Kita lihat saja perkembangan teknologi ini mungkin kedepan kita akan bisa masuk ke dunia game, berinteraksi satu dengan yang lain.
Beberapa handset Virtual Reality masih tergolong langka dan mahal seperti Oculust Rift. Tetapi jika kalian ingin mencoba teknologi VR ada salah satu alternatif yang bisa dicoba yaitu dengan menggunakan Google Cardboard. Google cardboard merupakan salah satu inovasi Google dalam teknologi VR. Yaitu dengan memanfaatkan Smartphone android untuk mensimulasi dan menampilkan gambar stereoskopik yang akan dilihat oleh mata kiri dan kanan kita.
Untuk dapat menikmati Google Cardboard pastikan smartphone anda menjalankan aplikasi Cardboard dari Google playstore, dari pengalaman penulis ada sebaiknya smartphone yang digunakan mendukung sensor gyroscope dan memiliki resolusi layar Full HD (1920x1080) agar tidak terjadi pixelated atau gambar kelihatan kotak-kotak pada tampilkan proyeksi.



http://tekno.kompas.com/read/2013/11/18/0929276/Begini.Cara.Kerja.Virtual.Reality.dalam.Game
https://www.codepolitan.com/virtual-reality-dan-perkembangannya/
https://id.wikipedia.org/wiki/Realitas_maya
http://aripratama.com/apa-itu-virtual-reality/
http://www.indocardboard.com/apa-itu-google-cardboard






0 komentar:

Posting Komentar