Sabtu, 10 Oktober 2015

Filled Under:

Abdul Fattah Jandali, Ayah Biologis Steve Jobs





Steve Jobs merupakan salah satu orang yang sukses di dunia. Ia berhasil mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi yakni “Apple Inc”. Jobs lahir di San Francisco, California, pada tanggal 24 Februari 1955 dan meninggal pada 5 Oktober 2011 di usia 56 tahun di Palo Alto, California, Amerika Serikat.
Steve Jobs lahir dari ayah yang merupakan imigran Suriah yang bernama Abdulfattah Jandali dan ibu yang bernama Joanne Carole Schieble (keturunan Jerman-Swis). Meskipun telah menjadi orang yang suskses, semasa hidupnya Jobs belum pernah bertemu dengan ayah biologisnya.
Ayah steve Jobs merupakan seorang profesor politik dan sains dan saat ini menjadi wakil presiden salah satu kasino tersibuk di Reno, Nevada. Ayah biologis Jobs, Abdulfattah Jandali lahir dari seorang tuan tanah kaya raya pada tahun 1931 di Homs, Suriah. Pada usia 18 tahun Jandali meninggalkan Suriah dan melanjutkan studi ke Universitas Amerika di Beirut. Jandali menjelaskan bahwa Beirut adalah kota dimana ia menghabiskan hari-hari terbaik dalam hidupnya.
Dalam isu “Campus Gate”, sebuah majalah yang diterbitkan oleh Universitas Amerika di Beirut, menampilkan Jandali sebagai salah satu aktivis nasionalisme Arab di Beirut yang dengan cepat menonjol dan diangkat sebagai direktur majalah “Al-Urwah Al Wuthka”, sebuah majalah yang merupakan simbol dari gerakan nasionalis Arab.
Pada tahun 1954 Beirut penuh dengan protes yang menuntut pengunduran diri presiden Lebanon Bechara El Khoury. Dan akhirnya presiden Khuory mengundurkan diri dan menjadi presiden Arab pertama yang mundur dibawah tekanan demonstrasi.
Jika bukan karena situasi politik di Beirut yang tak kondusif kala itu, mungkin Jandali akan tinggal di Lebanon menikah dan memiliki anak disana. Jandali melakukan perjalanan ke Amerika Serikat pada tahun 1954, dan ia tinggal di New York. Jandali menghabiskan satu tahun belajar di Universitas Kolombia dan kemudian di Universitas Winconsin dimana ia menerima beasiswa yang memungkinkan ia mendapatkan gelar master Ilmu Ekonomi & Politik dan Ph.D.
Ketika Jandali belajar di Universitas Winconsin ia menjalin hubungan dengan wanita keturunan Jerman-Swiss, Joanne Carol Schiebel. Ketika Joanne hamil, ayahnya tidak mengizinkan ia untuk menikah dengan Jandali, yang meninggalkan Joanne beberapa hari sebelumnya bayi itu lahir pada tahun 1956. Jandali pun tidak pernah bertemu dengan putranya.
Kemudian Joanne memutuskan agar banyinya untuk diadopsi oleh Paul dan Clara Jobs di San Francisco. Namun, Joannne kehilangan jejak bayinya setelah keluargan Paul dan Clara Jobs pindah berkali-kali. Beberapa bulan setelah bayinya diadopsi, Jandali muncul kembali dalan kehidupan Joanne dan kemudian mereka menikah. Setahun kemudian mereka memiliki seorang gadis yakni Mona. Tak lama kemudian ia menghadapi masalah keuangan yang mendoronganya untuk melakukan perjalanan ke Suriah dengan harapan ia bisa mendapatkan pekerjaan di bagian diplomatik.
Jandali tak mampu memenuhi impian diplomatiknya sehingga ia bekerja sebagai direktu di sebuah kilang minyak di Homs selama satu tahun. Selama ini, ia terspisah dari istrinya dan kemudian mereka bercerai.
Pada tahun 1962, Jandali kembali ke Amerika Serikat namun tidak menghubungi Joanne yang telah menikah lagi dengan orang Amerika. Jandali mulai bekerja sebagai asisten profesor di Universitas Michigan dan kemudian Universitas Nevada. Waktu terus berlalu dan Jandali bergerak dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainya, ia membeli sebuah restoran dan kemudian ia bekerja menjadi direktur di perusahaan-perusahaan terkemuka dan lembaga di Las Vegas sebelum akhirnya kembali ke industri restoran dimana ia membuka dua restoran di Reno sebelum bergabung dengan Boomtown Casino and Hotel.
Jandali pernah menyebut nama ankanya Jobs dalam sebuah wawancara dengan The Las Vegas Sun” pada Maret 2010. Ia juga mengatakan bahwa dia telah meninggalkan putrinya (Mona) saat berusia lima tahun, karena Jandali bercerai dengan istrinya dan ia kembali ke Suriah.




0 komentar:

Posting Komentar