Rabu, 01 Oktober 2014

Filled Under:

TUGAS INDIVIDU



Teori Organisasi Umum 1




Nama                  :         Dini Ayu Citra Belia
NPM                   :         ( 12113569 )
Kelas                   :         2KA23


UNIVERSITAS GUNADARMA








A.    Organisasi Internasional
Organisasi Internasional adalah organisasi yang anggota-anggotanya meliputi Negara-negara di Dunia.

B.     Ciri-Ciri Organisasi Internasional
Secara sederhana karakteristik dari orgabisasi internasional yaitu :
  1.  Keterlibatan Negara dalam suatu pola kerjasama
  2.  Adanya pertemuan-pertemuan secara berkala
  3. Adanya staf yang bekerja sebagai “pegawai sipil internasional”
  4. Kerjasama yang ruang lingkupnya melintasi batas-batas Negara
  5. Mencapai tujuan-tujuan yang disepakati bersama
  6.  Struktur organisasi yang jelas dan lengkap
  7. Melaksanakan fungsi secara berkesinambungan

C.    ILO ( International Labour Organisation)


          1.      Pembentukan ILO
Organisasi Buruh Internasional (bahasa Inggris: International Labour Organisation, disingkat ILO) adalah sebuah wadah yang menampung isu buruh internasional di bawah PBB. ILO didirikan pada 1919 sebagai bagian Persetujuan Versailles setelah Perang Dunia I. Organisasi ini menjadi bagian PBB setelah pembubaran LBB dan pembentukan PBB pada akhir Perang Dunia II.
ILO bertujuan memperbaiki kondisi pekerja sebagai upaya mewujudkan keadilan sosial di seluruh dunia. Agar tujuan mulia ini dapat terpenuhi, ILO mengadopsi struktur tripartit yang khas yakni terdiri dari perwakilan pemerintah, pekerja, dan pengusaha. Secara bersama-sama, ketiga unsur dalam tripartit bertugas menentukan strategi dan cara yang terbaik untuk mencapai tujuan ILO. Dengan Deklarasi Philadelphia 1944 organisasi ini menetapkan tujuannya. Sekretariat organisasi ini dikenal sebagai Kantor Buruh Internasional dan ketuanya sekarang adalah Juan Somavia. ILO menerima Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1969.

          2.      Tugas- Tugas ILO
Konferensi Perburuhan Internasional (International Labor Conference) yang  digelar setiap tahun merupakan forum internasional untuk mendiskusikan problem sosial dan perburuhan di seluruh dunia, merumuskan peraturan standar perburuhan dan garis kebijakan umum ILO.
ILO mendorong pemberlakuan metode tripartite di setiap negara anggota dan mendorong terjalinnnya “dialog sosial”, di mana serikat buruh/pekerja dan asosiasi pengusaha sama-sama berperan dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan dalam lingkup sosial dan ekonomi. Selama periode antara satu Konferensi ke Konferensi berikutnya, ILO dipimpin oleh sebuah badan bernama Governing Body yang memiliki 56 anggota (terdiri dari 28 wakil pemerintah, 14 wakil pengusaha, dan 14 wakil buruh/pekerja). Markas ILO atau International Labor Office berlokasi di Jenewa, Swiss. Meski demikian, sistem administrasi dan manajemen ILO dijalankan secara terdesentralisasi melalui kantor regional dan kantor cabang di lebih dari 40 negara.

        3.      Kebijakan ILO
Kebijakan ILO mengenai kemitraan aktif (active partnership) pertama kali diperkenalkan tahun 1994. Tujuannya untuk makin mendekatkan ILO dengan unsur-unsur tripartit di negara anggota dan terus meningkatkan pelayanan teknis yang diprogramkan. Unsur penting dalam konsep kemitraan aktif ini adalah dibentuknya 16 tim multidisiplin regional yang memungkinkan ILO merespon kebutuhankebutuhan akan bantuan teknis secara lebih cepat Tim ini bertanggungjawab mendorong partisipasi serikat buruh/pekerja dalam kegiatan-kegiatan ILO dan memastikan bahwa program dan proyek yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan serikat buruh/pekerja secara efektif.




Sumber  :

wikipedia.org/wiki/Organisasi_Buruh_Inte
http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/465/jbptunikompp-gdl-dewitriwah-23213-1-babi%28p-%29.pdf
eqanienk.staff.gunadarma.ac.id
http://lon3lyarticel.blogspot.com/2009/04/ilo-international-labour-organisation.htm






0 komentar:

Posting Komentar