Teori Organisasi Umum 1
Nama : Dini Ayu
Citra Belia
NPM : ( 12113569 )
Kelas : 2KA23
UNIVERSITAS
GUNADARMA
A.
Organisasi Internasional
Organisasi
Internasional adalah organisasi yang anggota-anggotanya meliputi Negara-negara
di Dunia.
B.
Ciri-Ciri Organisasi Internasional
Secara
sederhana karakteristik dari orgabisasi internasional yaitu :
- Keterlibatan Negara dalam suatu pola kerjasama
- Adanya pertemuan-pertemuan secara berkala
- Adanya staf yang bekerja sebagai “pegawai sipil internasional”
- Kerjasama yang ruang lingkupnya melintasi batas-batas Negara
- Mencapai tujuan-tujuan yang disepakati bersama
- Struktur organisasi yang jelas dan lengkap
- Melaksanakan fungsi secara berkesinambungan
C.
ILO ( International Labour
Organisation)
1. Pembentukan
ILO
Organisasi Buruh Internasional
(bahasa Inggris: International Labour Organisation, disingkat ILO) adalah
sebuah wadah yang menampung isu buruh internasional di bawah PBB. ILO didirikan
pada 1919 sebagai bagian Persetujuan Versailles setelah Perang Dunia I. Organisasi
ini menjadi bagian PBB setelah pembubaran LBB dan pembentukan PBB pada akhir
Perang Dunia II.
ILO bertujuan memperbaiki kondisi
pekerja sebagai upaya mewujudkan keadilan sosial di seluruh dunia. Agar tujuan
mulia ini dapat terpenuhi, ILO mengadopsi struktur tripartit yang khas yakni
terdiri dari perwakilan pemerintah, pekerja, dan pengusaha. Secara
bersama-sama, ketiga unsur dalam tripartit bertugas menentukan strategi dan
cara yang terbaik untuk mencapai tujuan ILO. Dengan Deklarasi Philadelphia 1944
organisasi ini menetapkan tujuannya. Sekretariat organisasi ini dikenal sebagai
Kantor Buruh Internasional dan ketuanya sekarang adalah Juan Somavia. ILO
menerima Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1969.
2. Tugas-
Tugas ILO
Konferensi Perburuhan
Internasional (International Labor Conference) yang digelar setiap tahun
merupakan forum internasional untuk mendiskusikan problem sosial dan perburuhan
di seluruh dunia, merumuskan peraturan standar perburuhan dan garis kebijakan
umum ILO.
ILO mendorong
pemberlakuan metode tripartite di setiap negara anggota dan mendorong
terjalinnnya “dialog sosial”, di mana serikat buruh/pekerja dan asosiasi
pengusaha sama-sama berperan dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan dalam
lingkup sosial dan ekonomi. Selama periode antara satu Konferensi ke Konferensi
berikutnya, ILO dipimpin oleh sebuah badan bernama Governing Body yang memiliki 56 anggota (terdiri dari 28 wakil pemerintah, 14 wakil pengusaha, dan 14 wakil
buruh/pekerja). Markas ILO atau International Labor Office berlokasi di Jenewa,
Swiss. Meski demikian, sistem administrasi dan manajemen ILO dijalankan secara
terdesentralisasi melalui kantor regional dan kantor cabang di lebih dari 40
negara.
3. Kebijakan
ILO
Kebijakan ILO mengenai
kemitraan aktif (active partnership) pertama kali diperkenalkan tahun 1994.
Tujuannya untuk makin mendekatkan ILO dengan unsur-unsur tripartit di negara
anggota dan terus meningkatkan pelayanan teknis yang diprogramkan. Unsur
penting dalam konsep kemitraan aktif ini adalah dibentuknya 16 tim
multidisiplin regional yang memungkinkan ILO merespon kebutuhankebutuhan akan
bantuan teknis secara lebih cepat Tim ini bertanggungjawab mendorong
partisipasi serikat buruh/pekerja dalam kegiatan-kegiatan ILO dan memastikan bahwa
program dan proyek yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan serikat
buruh/pekerja secara efektif.
Sumber
:
wikipedia.org/wiki/Organisasi_Buruh_Inte
http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/465/jbptunikompp-gdl-dewitriwah-23213-1-babi%28p-%29.pdf
eqanienk.staff.gunadarma.ac.id
http://lon3lyarticel.blogspot.com/2009/04/ilo-international-labour-organisation.htm



0 komentar:
Posting Komentar