A.
PENGERTIAN CINTA DAN
KASIH
Bahasa Yunani
dan bahasa Indonesia mendefinisikan cinta dan sayang dalam makna yang berbeda,
ditambah pula dengan kata kasih. Bahasa Yunani Kuno, sama halnya dengan bahasa
(dan budaya) Indonesia membedakan tiga hal terkait emosi positif terhadap Area
sekitar ini. Karenanya, ada masing-masing pengertian cinta dan kasih sayang
dalam bahasa Indonesia yang dipadankan dengan bahasa Yunani Kuno.
Cinta adalah
eros, sangat erat kaitannya dengan asmara terhadap orang lain yang menuntut
adanya hubungan seksual. Dengan kata lain, cinta ditujukan bagi mereka yang
tidak sedarah atau apa pun ikatan relasi yang membuat seseorang merasa bersalah
bila melakukan hubungan intim dengan seseorang yang dicintainya.
Sayang adalah
philia, berhubungan erat dengan perasaan yang ditujukan bagi orang-orang
terdekat tanpa meminta balasan, seperti kepada orangtua, saudara, sahabat.
Umumnya rasa sayang diberikan kepada mereka yang sedarah atau yang akan dirasa
canggung bila melakukan hubungan badan.
Kasih adalah
agape, sangat berkorelasi dengan perasaan terhadap Sang Maha Pencipta, juga
keluarga—atau orang-orang yang sudah sangat dekat dan dianggap seperti kerabat
sedarah.
Dalam tingkatan
lain, definisi cinta dan sayang berkaitan dengan keabadaiannya.
Rasa sayang tidak akan redup walau apa pun yang dialami serta tidak akan
tergerus oleh waktu, sementara cinta pudar seiring waktu berlalu bila tidak ada
usaha dari berbagai pihak untuk terus memupuk dan mengembangkannya.
Rasa sayang
akan abadi, namun cinta bisa cepat hilang dan bahkan berganti dengan lainnya.
Bahkan walaupun pada beberapa kejadian merasa sebal terhadap orang tertentu,
rasa sayang yang mendominasi tetap tidak akan terhapus. Sementara rasa cinta
malah bisa musnah hanya karena bosan.
Dalam bidang
bahasa, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata cinta dan sayang
cukup dekat dan nyaris tidak bisa dibedakan. Kasih sayang memiliki definisi
cinta kasih ataupun belas kasihan. Sementara cinta adalah perasaan suka sekali
ataupun sayang benar.
B.
KASIH
SAYANG
Erich Fromm dalam bukunya “Semi Mencintai” mengemukakan tentang adanya macam – macam cinta, yaitu :
Cinta
Persaudaraan, diwujudkan manusia dalam tingkah atau perbuatannya. Cinta
Persaudaraan tidak mengenal adanya batas – batas manusia berdasarkan SARA.
Cinta
Keibuan, kasih sayang yang bersumber pada cinta seorang ibu terhadap anaknya
Cinta
Diri Sendiri, yaitu bersumber dari diri sendiri. Cinta diri sendiri bernilai
positif jika mengandung makna bahwa seseorang dapat mengurus dirinya dalam
kebutuhan jasmani dan rohani.
Cinta
terhadap ALLAH
C.
KEMESRAAN
Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih. Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu :
Kemesraan
dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber. Pubertas yaitu dimana masa
remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan
seksualitasnya kuat
Kemesraan
dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan.
Biasanya pada tahun tahun awal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun
bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
Kemesraan
Manusia Usia Lanjut
(egapramesti.wordpress.com/2011/04/30/)
D.
CINTA
MENURUT AGAMA ISLAM
Ada
yang berpendapat bahwa etika cinta dapat dipahami dengan mudah tanpa dikaitkan
dengan agama, tetapi dalam kenyataan hidup manusia masih mendambakan tegaknya
cinta dalam kehidupan. Di satu pihak ada yang mengatakan, cinta di dengungkan
lewat lagu dan organisasi perdamaian dunia, tetapi di pihak lain ada juga yang
mengatakan dalam praktik kehidupan cinta sebagai dasar kehidupan jauh dari
kenyataan.
Cinta menampakkan di dalam kehidupan manusia dalam berbagai bentuk, kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri, kadang-kadang seseorang mencintai orang lain Atau juga istri dan anaknya, hartanya allah dan rasulnya, berbagai bentuk cinta ini bisa kita dapatkan dalam kitab suci Al-Qur'an
Cinta menampakkan di dalam kehidupan manusia dalam berbagai bentuk, kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri, kadang-kadang seseorang mencintai orang lain Atau juga istri dan anaknya, hartanya allah dan rasulnya, berbagai bentuk cinta ini bisa kita dapatkan dalam kitab suci Al-Qur'an
E.
Belas
kasih
Kasih sayang atau belas kasih ialah sifat yang terdapat baik
pada Allah maupun pada manusia.
Belas kasih adalah sesuatu yang dibutuhkan oleh semua manusia Mungkin banyak yang mengira ini melulu tentang uang. Bila orang berbelas kasih kepada orang lain berarti ia lalu membantu orang itu secara finansial. Namun tidak hanya itu, semua orang hidup di bawah belas kasih orang lain.
Belas kasih adalah sesuatu yang dibutuhkan oleh semua manusia Mungkin banyak yang mengira ini melulu tentang uang. Bila orang berbelas kasih kepada orang lain berarti ia lalu membantu orang itu secara finansial. Namun tidak hanya itu, semua orang hidup di bawah belas kasih orang lain.
Bahkan dalam keseharian kita pun kita harus ingat bahwa kita
hidup dalam belas kasihan orang lain. Terutama di jalan raya. Walau kita sudah
berhati-hati dan berusaha menaati peraturan lalu-lintas, jika ada satu orang
saja yang tidak berbelas kasih kepada orang lain dan berniat mencelakai
hidupnya sendiri dan hidup orang lain, kita bisa celaka.
Dan masih banyak contoh lain.
Oleh karena itu kita harus memohon belas kasihan Tuhan dalam
kehidupan kita. Dan untungnya Tuhan adalah pribadi yang penuh dengan belas kasih
dan pribadi yang murah hati.
F.
CINTA KASIH EROTIS
Cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang
sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. cinta kasih erotis bersifat
ekslusif, bukan universal, pertama-tama cinta kasih erotis kerap kali di
campurbaurkan dengan pengalaman yang dapat di eksplosif berupan jatuh cinta.
Tetapi seperti yang telah dikatakan terlebih dahulu , pengalaman intimitas,
kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanya sementara.
Keinginan seksual menuju kepada penyatuan diri, tetapi
sekali-kali bukan merupakan nafsu fisi belaka, untuk meredakan ketegangan yang
menyakitkan. Rupanya keinginan seksual dengan mudah dapat di dicampuri atau di
stimulasi oleh tiap-tiap perasaan yang mendalam.
Dalam cinta kasih erotis terdapat eksklusivitas yang tidak
terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan, sering kali
eksklusivitas dalam cinta kasih erotis di salah tafsirkan dan di artikan
sebagai suatu ikatan hak milik, contoh sering kita jumpai separang orang-orang
yang sedang saling mencintai tanpa merasakan cinta kasih terhadap setiap orang
lainya.
Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta kasih,
mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sunguh-sunguh mencintai dan
mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi orang
lain(wanita ataupun pria). Hal ini merupakan dasar gagasan bahwa suatu
pernikahan tradisional, yang kedua mempelainya tidak pernah memilih jodohnya
sendiri, beda halnya dengan kebudayaan barat/ zaman sekarang, gagasan itu
ternyata tidak dapat diterima sama sekali. Cinta kasih hanya di anggap sebagai
hasil suatu reaksi emosional dan spontan.
Dengan demikian, bahwa cinta kasih erotis merupakan atraksi
individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain dari
perbuatan kemauan.
Refernsi : Ilmu Budaya Dasar BAB 4
http://cinta009.blogspot.com/2013/08/arti-cinta-dan-kasih-sayang.html
http://hadidwicahyadi.blogspot.com/

0 komentar:
Posting Komentar